Dilansirdari Auto2000 berikut lima tanda busi mobil harus diganti yang baru: 1. Mobil terasa bergetar di posisi idle. Ciri-ciri pertama Anda merasakan getaran saat mobil dalam posisi idle (mesin hidup namun mobil tidak bergerak/netral), bisa jadi itu adalah tanda busi mobil harus segera diganti.
Nah demikian kiranya tips otomotif dari Mas Sena mengenai tanda filter udara motor harus diganti dengan yang baru. Dari artikel tersebut, Mas Sena berharap bisa membantu teman-teman semua untuk mengenal lebih jauh apa saja ciri filter udara pada motor sudah harus dan harus diganti. Sekian dan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.
Olehsebab itu, dengan sifatnya yang fast moving, pemilik mobil perlu mengetahui ciri-ciri ban harus diganti. Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 di Cilandak, Jakarta, membagikan sejumlah informasi untuk mengetahui ciri ban yang harus segera diganti. Berikut adalah 9 ciri-cirinya: 1. Ketebalan ban sudah menipis secara merata.
Kondisiini adalah salah satu pertanda busi motor Anda minta diganti. 5. Busi Berubah Warna. Sesekali Anda bisa mengecek kondisi busi dengan membukanya dengan menarik kabel busi. Jika ditemukan busi berubah warna mennjadi coklat, itu menandakan bahwa masa penggunaan busi hampir habis dan harus segera diganti.
Berikutini adalah ciri-ciri ban sepeda motor yang harus diganti, dikutip dari laman Astra Honda. Benjolan yang ada pada ban bisa memengaruhi rasa nyaman Anda Ketika berkendara dan akan berdampak keselamatan Anda berkendara karena akan berpengaruh terhadap tingkat kestabilan kendaraan. Hal paling fatal dari kondisi ini adalah ban yang pecah.
Lalu apa saja ciri-ciri ban motor yang harus segera diganti dengan yang baru? Berikut ini adalah ciri-cirinya, dikutip dari laman Federal Oil. Kembang ban sudah tipis; Alur kembang pada sebuah ban akan membuat pergerakan ban terasa lancar. Oleh karena itu, ketika alur kembang ban menipis akan ada rasa kurang nyaman ketika mengendarai motor. Jarak tempuh; Mengganti ban dengan yang baru juga bisa dilihat melalui jarak tempuh.
Berikutini tips dari Wuling untuk mengetahui tanda-tanda ban mobil harus segera diganti: 1. Tapak Ban Menipis. Tips awal adalah ukuran tapak ban mobil tidak boleh di bawah ukuran 1/16 inci. Namun, jika sering berkendara di jalanan yang permukaannya licin dan basah, disarankan tapak ban mobil tidak boleh lebih dalam dari 1/16 inci.
Untukmengetahui bagaimana ciri-ciri oli gardan harus segera diganti, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 1. Muncul Gejala-Gejala Dari Gardan. Dikarenakan posisi komponen gardan berada di bawah mobil, maka pemilik kendaraan akan sangat mudah melihat gejala jika memang oli sudah harus diganti. Ada beberapa gejala atau tanda yang biasanya
CiriBusi Mobil Harus Diganti, Anda sebenarnya dapat melihat fisik dari busi untuk menilai pengapiannya, semua itu dapat dilihat pada warna ujung insulator busi itu sendiri. Kondisi masih baik jika ujung insulator dan elektrode busi berwarna abu-abu terang atau coklat kemerah-merahan. Lekas periksa setelan injeksi, kemudian mekanisme cuk
Ciriciri oli gardan mobil harus diganti. 1. Munculnya suara mendengung dari bawah mobil. Tanpa pertama yang bisa kita ketahui adalah terdengarnya suara mendengung dari bawah mobil terutama saat muatan terlalu berat. Ditambah adanya getaran yang tiba-tiba muncul getaran saat mobil melewati jalan yang murun cukup dan terdengar suara ketika
oJSs. Ciri-ciri Cartridge Printer Rusak – Setiap printer memiliki komponen yang beragam. Salah satunya adalah cartridge. Bagi Anda yang punya printer pasti tahu tentang komponen yang satu ini. Cartridge merupakan bagian komponen printer yang fungsinya untuk mengeluarkan tetesan tinta. Nah, dari tetesan tinta tersebut, terbentuklah objek gambar atau garis yang kita cetak. Kartrid adalah bagian penting dari printer. Karena jika cartridge rusak maka hasil cetak pada printer akan kurang maksimal atau buruk. Bila rusak total, tidak bisa digunakan lagi. Jadi, jika ada kerusakan ringan bisa segera diperbaiki atau diberikan perawatan khusus. Semua kartrid dalam berbagai jenis merek printer yang digunakan memiliki batasan penggunaan tinta pada tangki kartrid dan jumlah halaman cetak yang akan dicetak. Semua jenis printer tentu saja menggunakan komponen cartridge sebagai senjata utamanya. Seperti printer dengan merk Canon, printer Epson dan merk HP yang paling mengandalkan pencetakan menggunakan cartridge. Tentunya batasan tersebut berbeda-beda tergantung dari jenis merk dan tipe printer. Kartrid perlu dirawat. Karena jika mengalami kendala dengan fungsinya maka proses pencetakan akan terhenti dan tidak bisa dilakukan lagi. Tentunya ini tidak ingin terjadi, bukan? Apalagi jika Anda memiliki banyak pekerjaan untuk dicetak dalam waktu yang ketat. Mengapa Cartridge Printer Bisa Rusak Ada beberapa hal mendasar yang dapat memicu masalah atau menyebabkan kerusakan pada mesin printer. Berikut penjelasan lebih lanjutnya. 1. Printer Lama Tidak Digunakan Alasan kedua mengapa printer Anda cepat rusak adalah karena tidak digunakan terlalu lama. Bagian yang paling sering rusak biasanya cartridge. Tinta di print head cartridge akan mengeras dan menyebabkan tinta tidak lancar saat dihidupkan kembali. Akibatnya, komponen akan bekerja ekstra dan akhirnya menyebabkan kerusakan. Cara menyelesaikan masalah ini sesungguhnya cukup mudah. Nyalakan printer secara teratur, misalnya seminggu beberapa kali untuk mencetak satu atau dua lembar. Dengan begitu, tinta bisa selalu cair serta dapat membuat cartridge printer Anda lebih awet. Namun jika cartridge sudah terlanjur kering, ada baiknya jika dibawa ke tempat servis agar bisa segera diperbaiki. Follow Perkembangan Teknologi Dengan Membaca Mengenal Jenis Cartridge Printer 2. Printer Melebihi Kapasitas Jika Anda mencetak terlalu banyak tanpa jeda, ini dapat mengurangi daya tahan printer. Apalagi jika kapasitas printer tidak mencukupi. Terlalu banyak pencetakan di sini berarti Anda mencetak semuanya dalam jumlah besar sekaligus. Jika Anda dihadapkan dengan banyak pekerjaan cetak, maka Anda tidak boleh memblokirnya hanya dalam satu perintah cetak. Anda bisa mengakalinya dengan membagi hasil cetak menjadi beberapa bagian. Lakukan pencetakan secara bertahap, misalnya hanya 20 lembar dalam satu perintah cetak. Kemudian beri waktu sekitar 2 hingga 3 menit agar print head beristirahat dan kembali untuk melanjutkan pencetakan, dan seterusnya. 3. Mengisi Tinta ke Printer Kurang Tepat Umumnya printer dengan sistem infus akan sangat mudah untuk mengisi tinta. Anda tidak perlu melepas cover printer karena tinta infus terpasang di bagian luar printer. Namun, jika printer Anda tidak menggunakan sistem infus, Anda harus berhati-hati dalam mengisi tintanya. Kurang baik jika Anda suka mengisi tinta bukan infus terlalu penuh, karena bisa menyebabkan tinta membanjiri dan cartridge akan pecah. Anda juga disarankan untuk selalu menggunakan tinta asli. Tidak apa-apa, harganya mahal yang penting printer terutama cartridge atau print headnya tetap awet. Biasanya printer yang diinfus langsung dari pabriknya akan menggunakan tinta original. Selanjutnya saat Anda melakukan isi ulang tinta, selanjutnya gunakan terus tinta asli untuk perawatan printer agar tidak cepat rusak. 4. Printer Sering Kehabisan Tinta Untuk mencegah kerusakan print head cartridge, tinta harus selalu ada. Karena jika tinta habis maka yang akan terjadi adalah print head akan mengalami panas yang tinggi, akibatnya arus pada print head akan terjadi korsleting. Umumnya karena Anda selalu mencetak hitam, dan tanpa Anda ketahui bahwa print head berwarna sudah kehabisan tinta. Jadi, saat print dihidupkan maka akan melakukan proses pembersihan pada kedua print head tersebut. Cara mengatasi masalah ini juga cukup mudah. Anda bisa memantau kondisi tinta secara berkala dan melakukan isi ulang. Cara lainnya, Anda dapat memasang tinta eksternal yang sekarang sangat mudah diperoleh. 5. Printer Tidak Dirawat Jangan lupa untuk membersihkan printer seminggu sekali atau sebulan sekali. Tergantung seberapa sering printer Anda digunakan. Jika Anda malas membersihkannya, jangan heran jika komponen lain yang ada di dalamnya juga cepat aus. Memaksa printer untuk mencetak pada tegangan yang tidak normal juga bisa menyebabkan printer cepat rusak, lho. Namun, jika Anda termasuk tipe orang yang tidak ingin repot dengan perawatan printer, layanan cetak online lebih praktis untuk mencetak dokumen dalam jumlah besar. Akan lebih baik lagi jika Anda perlu mencetak dokumen rutin seperti yang ada di perusahaan, Anda juga memesan secara online, sehingga Anda tidak lagi membuang waktu mengoperasikan printer atau menunggu hasil cetakan selesai dicetak. Kartrid perlu dirawat. Karena jika mengalami kendala dengan fungsinya maka proses pencetakan akan terhenti dan tidak bisa dilakukan lagi. Tentunya ini tidak ingin terjadi, bukan? Apalagi jika Anda memiliki banyak pekerjaan untuk dicetak dalam waktu yang singkat. 1. Hasil Cetak Tidak Penuh Ciri-ciri cartridge printer rusak biasanya mengalami masalah seperti ini. Hasil cetak yang tidak penuh biasanya terlihat hanya tercetak sepertiga atau setengah halaman, tidak seluruh halaman tercetak. Ini biasanya karena cartridge sudah mencapai batas cetak maksimalnya, jadi ketika Anda mencetak halaman penuh hanya keluar setengahnya. 2. Cartridge sering tidak terbaca Hal yang harus diwaspadai adalah pada saat anda menggunakan printer dalam kondisi normal tiba-tiba muncul notifikasi bahwa cartridge tidak terbaca atau tidak terdeteksi. Dan harus Anda waspadai karena bisa jadi cartridge pada printer yang Anda gunakan sudah lemah. Jadi anda perlu menggantinya dengan cartridge baru lagi. Tapi tidak perlu khawatir. Anda perlu mencoba membersihkan cartridge dan membersihkan bagian chip menggunakan tisu secara perlahan. 3. Mengetahui melalui Nozzle chek Nozzle check merupakan sistem tambahan untuk mengetahui kondisi kualitas cetak printer. Setiap merk printer memiliki fitur ini dan bisa Anda gunakan untuk mengecek kerusakan atau kualitas hasil cetak printer. Dengan menggunakan fitur pemeriksaan mulut semprot, Anda dapat melihat kualitas hasil cetak dari kedua kartrid. Bila hasil cetak yang keluar tidak sempurna, itu tandanya cartridge pada printer Anda mengalami masalah. Masalah yang biasanya terjadi adalah printer jarang digunakan. Dengan demikian, tinta mengering karena debu atau kotoran, tinta menggumpal atau banyak masalah lainnya. 4. Hasil Cetakan Bergaris Pada dasarnya hasil cetak seperti itu, bisa jadi karena faktor tinta, lebih spesifiknya tinta tidak mengalir dengan sempurna melalui lubang nozzle sehingga hasil cetakan tidak sempurna. Jika demikian maka anda tidak perlu buru-buru mencetaknya. cartridge anda sudah rusak, coba lakukan Head Cleaning dulu. kalau belum berarti Kepala Tersumbat 5. Cartridge Tidak Terdeteksi Cartridge yang tidak terdeteksi juga merupakan pertanda bahwa printer anda membutuhkan cartridge baru lagi, jika cartridge anda masih baru dan belum pernah di refill atau anda belum mengisi ulang cartridge, artinya cartridge belum rusak, hanya cartridge yang perlu di reset Secara manual. Kecuali jika cartridge sudah lama dipakai dan sudah di reset sebelumnya maka sudah tidak terdeteksi lagi, artinya cartridge Anda benar-benar rusak, dan tidak ada cara lain selain menggantinya dengan printer carrtrdige baru. 6. Hasil Cetak Warna Sudah tidak Sempurna Hal ini juga ada kaitannya dengan kepala yang tersumbat, kondisi inilah yang sering kita jumpai pada color cartridge, kita ketahui bahwa Cartardige memiliki 3 warna yaitu Yellow, Cyan dan Magenta, ketiga warna tersebut berperan sangat besar dalam mendapatkan hasil cetakan seperti dimana seharusnya. Jika ada yang kurang optimal, atau ada kesalahan hanya pada salah satu warna, maka hasil cetak kurang mendekati aslinya bahkan jauh dari aslinya, jika kerusakan terlalu parah, maka ganti saja catridge anda. Kecuali jika tinta Magenta dan Cyan masih bagus tetapi Kuning telah putus-putus. Anda dapat mencoba melakukan Pengaturan pada printer Anda saja, Coba atur ke mode Tinggi. 7. Test Print Warna Tidak Normal Pada printer canon, cartridge biasanya terdiri dari 2 buah yaitu cartridge untuk tinta hitam dan warna,jika saat mencetak hasil yang memerlukan warna selain hitam dan terlihat hasil tidak normal, maka ini menadakan cartridge warna bermasalah. Cartridge berwarna memang kadang tidak sesering cartridge berwarna hitam dalam penggunaanya, sehingga menjadikan cartridge berwarna lama tidak digunakan yang menyebabkan tinta dapat mengering. Cartridge warna terdiri dengan 3 warna yaitu merah, kuning dan biru. Cara yang tepat untuk anda lakukan lebih dahulu untuk membenarkan masalah tersebut yaitu dengan cara settingan ke High. Akhir Kata Nah, itulah informasi dari kami tentang Ciri-ciri Cartridge Printer Rusak, Anda harus bisa mendeteksinya sejak dini agar printer Anda bisa segera mendapatkan perawatan yang tepat. Jika cartridge masih bisa diperbaiki, maka Anda tidak perlu membeli yang baru. Namun jika kerusakannya terlalu parah, sebaiknya beli cartridge baru. Terima kasih telah membaca artikel kami, semoga apa yang telah kami share ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca dan sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.