ArtikelTerbaru cara memecahkan masalah dengan 6 topi berpikir - Konsep topi berpikir dirancang oleh psikolog Edward de Bono pada tahun 1985 dan dinamakan "Six Thinking Hat". 6 3. Berpikir kritis perlu bagi perawat. Penerapan profesionalisme. Pengetahuan tehnis dan keterampilan tehnis dalam memberikan askep. Seorang pemikir yang baik tentu juga seorang perawat yang baik.Diperlukan perawat, karena: a) perawat setiap hari mengambil keputusan. b) perawat menggunakan keterampilan berfikir : pertama digunakan topi putih untuk cari informasi alias masih netral. anak ditanya pendapatnya secara terbuka dan apa adanya. tidak perlu pertimbangan saat memakai topi putih. kedua, menggunakan topi merah tentang perasaan. apakah akan sedih atau gembira karena pergi sendiri? ketiga, warna hitam tentang waspada, apakah ada bahaya dari pergi sendiri? 4 Meningkatkan Kreativitas. Orang kreatif bukan hanya tentang ide-ide baru yang luar biasa, namun tentang bagaimana menciptakannya secara relevan. Seseorang yang memiliki jiwa kreatif dan juga kemampuan berpikir kritis dapat menghasilkan karya yang bisa dipertanggungjawabkan dan hasil yang sempurna. 5. Memudahkan Kehidupan. 6 TOPI HITAM Bayangkan malam yang gelap. Topi hitam ialah topi yang kritikal dan pemikiran negatif. Ia menghindarkan kita dari melakukan kesilapan dan sifatnya sentiasa mencari salah. Seeloknya gunakan dengan kadar yang minimum. CONTOH: Zurin : Saya nak cuba resepi baru ar..Sambal Sardin Nenas. Kelly : Hah! Sedap ke? SebaiknyaAnda katakan kalimat ini sebelum memulai percakapan, untuk memastikan bahwa Anda berdua melontarkan masalah dengan tetap mempedulikan perasaan masing-masing. "Ini penting buat aku. Tolong dengarkan.". Saat merasa. Cinta dan Asmara, Gaya Hidup, Info Remaja. SusiloRahardjo dan Gudnanto (2010), definisi studi kasus adalah tindakan yang dilakukan untuk memahami suatu permasalahan kompleks agar dapat terselesaikan melalui teori yang berlaku. Contoh Studi Kasus. Adapun untuk memperjelaskan berikut ini adalah beragam contoh penulisan dalam metodologi penelitian studi kasus dalam berbagai bidang secara Alatyang dapat digunakan yaitu Six Thinking Hats (Enam Topi Berpikir), diciptakan oleh Edward de Bono. Anda dapat menggunakannya untuk pemikiran sendiri maupun kelompok, di mana setiap orang dapat mewakili perspektif yang berbeda. Cara menggunakan. Setiap topi berpikir mewakili satu lensa / perspektif / gaya berpikir. Konseptopi berpikir dirancang oleh psikolog Edward de Bono pada tahun 1985 dan dinamakan "Six Thinking Hat". Menurut de Bono, premis dari metode ini adalah bahwa otak manusia berpikir dalam sejumlah cara berbeda yang dapat dengan sengaja ditantang, dan karenanya direncanakan untuk digunakan dengan cara terstruktur yang memungkinkan seseorang untuk mengembangkan taktik untuk memikirkan tentang isu-isu tertentu. Anepunya beberapa alasan dan contoh kasus yang bisa menguatkan argumen ane ini. Quote: 1. MUDAH PERCAYA. Quote: Sudah banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mudah percaya dengan orang lain. Mudah percaya ini timbul karena kita menggangap lawan interaksi kita adalah orang baik-baik. Modusnya juga beragam. K9BG.